There was a problem loading the comments.

Apa itu Hosting

Support Portal  »  Knowledgebase  »  Viewing Article

  Print
6104dba7f55c9ac7aaabb9305a25718a99171d889e49f1f9e1f26b593b6ab77a37649a0d977da72a?t=a63000e61dcd8ece6251cac76599ff99
Halo Para Cloudku Kali ini kami akan membahas mengenai apa itu hosting dan tipe hosting. Tanpa berlama-lama lagi mari kita simak pembahasan berikut.


Apa Itu Hosting
Hosting adalah layanan untuk menyimpan file dan data website pada server khusus sehingga bisa diakses oleh pengguna melalui jaringan internet.
Jadi file dan data yang Anda miliki bisa diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dari mana saja.
Hal yang membedakan antara komputer yang digunakan untuk server web hosting dan komputer rumahan adalah dari segi spesifikasi dan juga koneksi.
Hosting memiliki spesifikasi hardware terbaik karena dituntut untuk bisa selalu online 24 jam setiap hari.
Jika server hosting ini mati, maka website Anda tidak bisa ditemukan lewat internet.
Untuk itu Anda perlu memilih layanan server hosting terbaik yang memiliki uptime server tinggi.
Kalau perlu Anda bisa mencari layanan hosting yang berani memberikan garansi saat terjadi down.
Agar website Anda bisa diakses dengan cepat, untuk itu Anda bisa memilih web hosting dengan spesifikasi yang tinggi.
Gambarannya hosting bisa dianalogikan sebagai rumah, semakin besar dan bagus rumahnya maka semakin mahal pula harganya.
Rumah-rumah tersebut memiliki beberapa kamar dan setiap kamar tersebut memiliki penghuni.
Untuk layanan hosting murah biasanya menempati kamar-kamar tersebut, untuk hosting mahal Anda bisa menyewa satu ‘rumah’ full untuk website Anda pribadi.
Perlu diingat pastikan spesifikasi hosting yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan website Anda.


Bagaimana Hosting Bekerja
Bagi Anda yang sudah memiliki hosting atau baru saja membeli hosting pasti bertanya-tanya sebenarnya bagaimana cara hosting bekerja?
  1. Data dan files pada website kita upload ke server hosting.
  2. Kemudian saat ada pengguna internet yang ingin membuka website Anda, mereka akan menuliskan nama domain pada browser.
  3. Kemudian request Anda akan dikirimkan ke server web hosting lewat browser, sever akan mencarikan data dan files yang Anda minta.
  4. Nah jika sudah dapat, server akan mengirimkan files dan data kepada pengunjung website lewat halaman browser. Agar aman pengiriman ini biasanya sudah terenkripsi untuk menghindari kejahatan cyber.
  5. Pengunjung dapat melihat data atau file yang mereka minta.
Banyak juga prosesnya ya? Tetapi tenang proses semua itu hanya hitungan detik saja Anda tidak akan terasa.
Apalagi untuk Anda yang menggunakan koneksi internet cepat.

Tipe Hosting

Dari banyaknya jenis layanan hosting mulai dari Shared Hosting, Unlimited Hosting, WordPress Hosting, VPS, Dedicated Server dll sebenarnya hanya ada dua tipe yaitu manage hosting dan unmanaged hosting.
Agar lebih jelasnya berikut pembahasan lengkapnya:

1. Manage Hosting

Manage hosting merupakan layanan hosting dimana server hosting dikelola oleh provider langsung.
Server yang Anda sewa selalu dalam pantauan oleh tim teknis yang selalu siap membantu kalau ada permasalahan tentang server.
Tanggung jawab layanan semua dipegang oleh provider hosting.
Contoh layanan manage hosting seperti Shared Hosting, Unlimited Hosting, Cloud Hosting, WordPress Hosting dsb.
Untuk layanan VPS dan Dedicated Server kadang ada yang menyediakan paket management server, tetapi biasanya ada biaya tambahan.
Kelebihannya Anda tidak terlalu banyak mengurusi hal teknis server sehingga lebih fokus pada website.
Untuk VPS dan Dedicated Server jika Anda bisa mengurus sendiri biayanya akan jatuh lebih murah, tetapi balik lagi Anda harus berurusan dengan teknis server.

2. Unmanaged Hosting

Tipe server yang kedua adalah unmanage hosting. Tipe kedua ini dari segi biaya bisa jadi lebih murah karena Anda tidak perlu membayar pekerja untuk manage server yang Anda sewa. Tetapi Anda perlu menyiapkan budget tambahan untuk membeli lisensi panel hosting, aplikasi dan beberapa software pendukung lainnya.
Semuanya Anda lakukan sendiri mulai dari setting server sampai instalasi website. Tetapi saat Anda permasalahan Anda harus bisa mengatasi sendiri. Pihak provider hanya membantu saat ada permasalahan terkait hardwarenya saja.

Share via

Related Articles

© Support Cloudku